Apa Saja Hukum Membaca Doa Niat Puasa Ramadhan Menurut Imam Maliki?

Apa-Saja-Hukum-Membaca-Doa-Niat-Puasa-Ramadhan-Menurut-Imam-Maliki

Ramadhan tiba semua orang gembira, awas jangan lupa doa niat puasa Ramadhan-nya. Kalau suka kelupaan, Anda bisa menggunakan niat taqlid Imam Maliki untuk memborong puasa Ramadhan, simak selengkapnya di bawah, ya.

1. Hukum Makan Sahur

Menurut pendapat Imam Malik, makan sahur tidak termasuk pada syarat atau rukun puasa. Makan sahur tidak ada hukumnya sehingga jika seseorang berniat tanpa makan sahur, puasanya sah.

Namun, makan sahur akan menjadi pahala jika diniatkan supaya bisa menjalankan ibadah sebagaimana yang diwajibkan-Nya.

2. Hukum Niat Sahur

Imam Malik rahimahullah berpendapat bahwa niat sahur merupakan bagian dari syarat sah puasa. Sehingga, harus dilakukan dan tidak bisa dilewatkan.

Namun, untuk diketahui bahwa menurut pendapat beliau, niat tidak harus dilakukan setiap hari jika puasa akan dilangsungkan secara berturut-turut. Seperti pada bulan Ramadhan.

3. Niat Sahur Sebulan Penuh

Berikut adalah salah satu doa niat puasa Ramadhan untuk satu bulan penuh berdasar Mazhab Imam Maliki. نويت صوم شهر رمضان كله Artinya: Aku bermaksud (niat) puasa selama bulan Ramadhan, jelasnya segenap Ramadhan.

4. Waktu Membaca Niat

Menurut Imam Malik rahimahullah, niat puasa bisa dilakukan sejak terbenamnya matahari sampai fajar mulai terang. Artinya, saat niat puasa dilakukan satu detik sebelum Azan maka dianggap sah dan sesuai syarat.

5. Hal yang Membatalkan Niat Puasa Sehari

Dalam pandangan Imam Malik rahimahullah, niat puasa pada malam hari tidak akan batal meskipun malamnya berbuat hal yang membatalkan puasa. Namun, niat tersebut bisa batal jika pada malam tersebut seseorang pingsan atau mengalami hilang akal.

Sementara itu, niat puasa akan batal pada siang hari jika melakukan hal-hal yang membatalkan sebagaimana diketahui. Seperti, makan dan minum disengaja, muntah disengaja, hingga mempunyai niat murtad atau keluar dari agama Islam.

Nah, itulah informasi seputar doa niat puasa Ramadhan menurut pandangan Imam Malik rahimahullah. Bagaimanapun niatnya, yang terpenting niatkan hanya karena Allah, ya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.