Inilah Beberapa Macam Olahraga Otak Yang Bisa Anda Lakukan

  • Whatsapp

Tak perlu menghabiskan banyak tarif supaya Anda dapat kian piawai. Lakukan saja salah satu ragam olahraga otak berikut ini. Apa Sajakah?

Olahraga tak cuma berkhasiat untuk kesehatan tubuh, melainkan juga menolong memacu ketajaman otak. Dengan olahraga otak, akan terwujud syaraf-syaraf baru yang bisa melindungi Anda dari gejala demensia atau kepikunan semenjak dini.

Read More

Kecuali itu, jalinan syaraf baru akan meningkatkan kecakapan kognitif otak untuk berdaya upaya logis dan mengatasi situasi sulit. Itu sebabnya, olahraga otak sama pentingnya dengan olahraga tubuh. Kenal bermacam metode yang dapat Anda lakukan untuk olahraga otak dalam tulisan ini.

1. Bermain puzzle atau teka-teki silang (TTS)

Semenjak dahulu teka-teki silang (TTS) familiar sebagai metode untuk memacu kecakapan otak. Nah, berdasarkan sentra pelatihan kognitif LearningRx, kecuali teka-teki silang, puzzle dan Sudoku juga kongkritnya bisa melatih kecakapan otak, terutama otak kiri. Apabila Anda terbiasa bermain teka-teki silang dan puzzle, tambahkan taktik baru dan terus tingkatkan kesusahan dari hari ke hari untuk meningkatkan kesuksesan latihan otak Anda, contohnya mengatasi teka-teki silang dengan tema yang tak lazim.

Walaupun untuk memacu kecakapan otak kanan yang berfungsi untuk menolong Anda berdaya upaya kreatif, Anda dapat mengerjakan permainan taktik seperti catur, monopoli atau game komputer lainnya.

2. Membaca

Anda menyukai membaca? Nah, hobi yang satu ini kongkritnya yakni salah satu wujud olahraga otak, lho! Pasalnya, membaca bisa melenturkan otot-otot otak Anda, bagus saat Anda membaca bacaan yang ringan (seperti komik atau majalah) ataupun bacaan “berat” yang berisi bermacam isu.

Membaca juga akan memperluas wawasan Anda sehingga Anda jadi lebih cerdas. Sebab itu, usahakan untuk menambah ragam bacaan Anda.

Malah, berdasarkan penelitian Dr. Nikolaos Scarmeas yang dilaksanakan pada tahun 2001, dikenal bahwa membaca bisa menolong membangun ‘cadangan kognitif’ untuk menunda timbulnya demensia.

3. Belajar bahasa asing

Belajar bahasa asing akan mengaktifkan komponen otak yang belum diaplikasikan semenjak Anda mulai berdiskusi. Sebuah penelitian tahun 2007 di York University di Toronto, menemukan bahwa pengaplikasian sebagian bahasa bisa meningkatkan pasokan darah ke otak untuk menjaga kesehatan jalinan syaraf.

4. Main musik

Suatu studi oleh Nina Kraus yang dimuat di web Live Science menunjukan bahwa orang yang main alat musik bisa merespon bunyi dan bahasa lebih bagus. Mereka juga akan cenderung mengalami cara kerja penuaan otak yang lebih lambat. Dalam studi lainnya, Kraus juga menemukan berlatih alat musik dapat meningkatkan kecakapan seseorang untuk mendengar dalam suasana berisik dan mengenali aspek emosionil dari suatu ucapan.

5. Kegiatan lahiriah

Latihan lahiriah juga bisa meningkatkan kesehatan otak, sebab bisa meningkatkan aliran darah ke otak Anda. Lakukannya latihan lahiriah apa saja yang Anda senangi, selama hal hal yang demikian membikin Anda aktif bergerak atau berkesibukan.

Salah satu figur kegiatan lahiriah yang dapat Anda lakukan sebagai wujud olahraga otak ialah latihan aerobik. Jikalau ini menurut penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine dan US National Library of Medicine.

Penelitian ini menemukan bahwa latihan aerobik mempunyai manfaat bagi otak Anda, asal dilaksanakan secara rutin dan tetap selama 45 menit atau lebih. Apabila perlu, Anda juga dapat menambahkan gerakan jalan kencang atau jogging dalam rutinitas sehari-hari untuk menerima manfaatnya.

6. Kecuali dengan orang lain

Kecuali yang telah diceritakan di atas, olahraga otak kongkritnya dapat dilaksanakan cuma dengan sekedar bersosialisasi atau mengerjakan interakasi dengan orang di sekitar Anda. Ini dapat dilaksanakan dengan metode berkumpul bersama sahabat-sahabat, kelompok sosial, maupun kategori yang dapat memperluas jaringan sosial Anda.

Malah, sebuah studi 2006 oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center menemukan bahwa mempunyai jaringan sosial bisa memberikan perlindungan kepada gejala klinis penyakit Alzheimer.

7. Mencari bermacam hal baru

Apabila Anda telah mengerjakan sebagian metode yang telah diceritakan di atas dan timbul perasaan bosan sebab terlalu kerap mengerjakannya, tantang otak untuk belajar keterampilan baru atau hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya.

Apabila Anda bukan pekerja seni, cobalah untuk belajar melukis, ikut serta kursus membikin kerajinan dari tanah liat, atau belajar menjahit. Apabila Anda dapat bermain piano, belajarlah memainkan gitar. Intinya, temukanlah sesuatu yang baru dan menarik untuk bisa menjaga otak Anda konsisten aktif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *